NEWS

News

PROGRAM

Program

EVENT

Event

Halaman

MILLS

Mills

Palm Oil Corner

Berbagi Informasi Kelapa Sawit

SUMUT

Sumut

Palm Oil Corner

Berbagi Informasi Kelapa Sawit

ARTICLES

Articles

Entri yang Diunggulkan

Dalam Rangka Memperingati HUT RI Ke-76 , PTPN III (Persero) Beri Penghargaan Kepada 872 Karyawan

Medan, 17 Agustus 2021 di Kantor PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Jl. Sei Batang Hari No. 2 Medan, Direktur Pelaksana Bapak Ahmad Hasla...

RESEARCH

Research

8/19/2021

HUT RI ke-76, PTPN IV Berikan Penghargaan Kepada Karyawan


Di hari ulang tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, PTPN IV memberikan penghargaan masa kerja (jubilaris) kepada 1.904 karyawan, 96 karyawan terbaik pemanen kelapa sawit dan pemetik teh dan 19 karyawan operator terbaik, secara serentak di seluruh wilayah kerja PTPN IV yang tersebar di sepuluh Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara.

Penghargaan jubilaris diberikan atas pengabdian karyawan yang telah berjasa untuk bekerja dan berkarya tanpa terputus-putus di perusahaan. Pengabdian yang diberikan selama 20 tahun sebanyak 128 orang, pengabdian selama 25 tahun sebanyak 1.251 orang, pengabdian selama 30 tahun sebanyak 411 orang, dan pengabdian selama 35 tahun sebanyak 114 orang, sebut Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno, Rabu 18/8/2020 di Medan.

Di bagian lain Sucipto Prayitno menyebutkan, manajemen juga memberikan penghargaan khusus tahun 2021 kepada ujung tombak produksi perusahaan, seperti Pemanen Kelapa Sawit Terbaik dan Pemetik Daun Teh Terbaik serta Operator Terbaik, untuk lebih meningkatkan semangat karyawan dalam bekerja di PTPN IV, dalam upaya kita untuk peningkatan capaian produksi dan produktivitas.

Sucipto Prayitno juga mengatakan, penghargaan khusus ini diberikan kepada karyawan terbaik, dilihat dari kualitas dan kuantitas pekerjaannya. Seperti kapasitas panen/ petik, disiplin dalam bekerja, mutu buah/ daun yang baik, perilaku dan loyalitas kepada perusahaan.

Sementara Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN IV Riza Fahlevi Naim menyebutkan, jubilaris ini periode Semester II 2020 dan Semester I 2021 dengan pengabdian 20 tahun menerima piagam penghargaan; pengabdian 25 tahun menerima piagam penghargaan, uang 5x gaji pokok (GP), medali emas 24 karat seberat 10 gram; pengabdian 30 tahun menerima piagam penghargaan, uang 2x GP; dan pengabdian 35 tahun menerima piagam penghargaan, uang 4x GP.

"Ada 87 karyawan Pemanen Kelapa Sawit Terbaik 1, 2 dan 3 dari 29 kebun kelapa sawit dan 9 karyawan Pemetik Teh Terbaik 1, 2 dan 3 dari kebun teh (Bah Butong, Sidamanik dan Tobasari) yang menerima penghargaan. Masing-masing Terbaik 1 menerima uang sebesar Rp5.000.000; Terbaik 2 sebesar Rp3.000.000; Terbaik 3 sebesar Rp2.000.000; dan Operator Terbaik Rp3.000.000,” tutup Riza Fahlevi Naim.

8/18/2021

Walau Pandemi Melanda, Industri Kelapa Sawit Masih Aman

Pandemi Covid-19 berdampak pada hampir semua sektor bisnis, kecuali industri kelapa sawit. Pasalnya, aktivitas produksi kelapa sawit masih bisa berjalan normal sepanjang pandemi melanda, meski dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Raden Pardede. Dia mengatakan, industri kelapa sawit yang menyerap 16 juta lapangan kerja mampu menjamin kesejahteraan pekerja di tengah pandemi.

"Di saat banyak sektor ekonomi terpuruk akibat pandemi, industri sawit jadi salah satu industri besar nasional yang nggak terdampak, kegiatan operasional di perkebunan bisa berjalan normal," ungkapnya dalam diskusi daring Tempo bertema 'PSR & Peningkatan Industri Sawit Nasional'

Tidak hanya 'kebal' corona, industri kelapa sawit juga mendapatkan angin segar dengan pergerakan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang terus menanjak sejak awal tahun hingga sempat mencapai di atas US$ 1.000 per ton pada Mei 2021 lalu.

Pada perdagangan CPO di Bursa Malaysia Derivatif Exchange 6 Mei 2021 lalu, harga kontrak pengiriman Juli menembus MYR 4.186 per ton atau sekitar US$ 1.008 per ton. Ini merupakan harga tertinggi dalam kurun waktu lebih dari satu dekade terakhir atau 10 tahun terakhir ini.

"Pada akhir Januari 2021, kenaikan harga juga berdampak positif pada kenaikan Tandan Buah Segar (TBS) Sawit, sehingga penerimaan di sisi perkebunan rakyat juga meningkat," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Indonesia punya posisi menjadi price maker atau penentu harga pada komoditas sawit. Pasalnya, Indonesia merupakan produsen dan eksportir terbesar CPO di dunia.

"Indonesia punya posisi price maker karena produsen dan eksportir terbesar, tujuannya bisa atur harga jual dan bisa berdampak positif pada dalam negeri," ucapnya.

Harga CPO melonjak tajam hari ini, Rabu (30/06/2021). Maklum, harga komoditas tersebut sudah anjlok lumayan dalam. Pada Rabu (30/6/2021) pukul 10:00 WIB, harga CPO di Bursa Malaysia berada di MYR 3.648 per ton atau sekitar US$ 878,5 per ton. Melonjak 2,67% dari hari sebelumnya.

Kenaikan ini adalah oasis di tengah tren koreksi harga CPO. tetapi dalam sebulan ke belakang harga masih ambles 6,92%.

Pada perdagangan kemarin, Selasa (29/06/2021), harga CPO diperdagangkan di level MYR 3.506 per ton.

Pekan lalu harga CPO terhitung menguat 2,8% berkat optimisme pemulihan ekonomi dunia yang ditandai laporan lonjakan ekspor CPO per Mei sebesar 47,3% secara tahunan.

Prospek CPO saat ini kembali dibayangi risiko terkait pandemi, setelah Indonesia dan Malaysia yang merupakan produsen utama komoditas ini menghadapi gelombang kedua penyebaran virus Covid-19, menyusul masuknya varian delta.

Dalam Rangka Memperingati HUT RI Ke-76 , PTPN III (Persero) Beri Penghargaan Kepada 872 Karyawan


Medan, 17 Agustus 2021 di Kantor PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Jl. Sei Batang Hari No. 2 Medan, Direktur Pelaksana Bapak Ahmad Haslan Saragih didampingi oleh SEVP Operation I Bapak Darmansyah Siregar, SEVP Operation II Sudarma Bhakti Lessan, SEVP Business Support Bapak Tengku Rinel, Kepala Biro Sekretariat Bapak Ibnu Faisal Nasution dan Kepala Bagian SDM Bapak Dedi Ismed menyerahkan Penghargaan Masa Pengabdian (PMP) kepada Karyawan PTPN III yang telah bekerja selama 20, 25, 30 dan 35 Tahun.

Bapak Ahmad Haslan Saragih mengatakan “dalam momen Kemerdekaan ini PTPN III menyerahkan PMP yang dilakukan secara simbolis kepada 2 Orang perwakilan Karyawan yaitu Karyawan Pimpinan diwakili oleh Kamal Fasya Pakpahan dan Karyawan Pelaksana diwakili oleh Prima Andika”

“Untuk mencegah terjadinya pengumpulan masa dan tetap melaksanakan protokol kesehatan selanjutnya secara bertahap pada tanggal 18 Agustus 2021 seluruh Kebun/unit PTPN III akan membagikan penghargaan tersebut kepada Karyawan dengan masa kerja 20 tahun sebanyak 120 Orang, 25 tahun sebanyak 454 Orang, 30 tahun sebanyak 229 Orang dan 35 tahun sebanyak 69 Orang” tutup Bapak Ahmad Haslan Saragih.

7/13/2020

PTPN III OPERASIONAL MEDAN MENCATATKAN KINERJA TERBAIK SELAMA 3 (TIGA) TAHUN BERTURUT-TURUT


Kurun waktu 2017-2019 merupakan kurun waktu yang penuh berbagai tantangan di bisnis perkebunan khususnya kelapa sawit.. Fluktuasi harga yang cendrung menurun disetiap tahun memberikan kontribusi kepada penurunan pendapatan perusahaan. Ditahun 2017 dengan harga rata-rata CPO per Kg berada di titik Rp. 8.385,- kemudian turun ditahun 2018 hingga mencapat Rp. 7.386,-  berlanjut ke angka Rp. 6.938 di tahun 2019.   
Namun di tahun tahun ini pulalah PTPN III Operasional Medan mampu memperlihatkan kemampuan dan daya saing nya. Selama 3 (tiga) tahun tersebut PTPN III Operasional mampu mencatat laba diatas Rp.1 triliun setiap tahunnya, tahun 2017 mampu mencatatkan perolehan  laba setelah audit sebesar Rp1,395 T, 2018 sebesar Rp1,266 T dan 2019  sebesar Rp 1,032 T.
Ditahun 2020 ini perusahaan juga mencanangkan target perolehan laba operasional diatas Rp. 1 Triliun, angka yang jauh diatas RKAP tahun 2020 dimana PTPN III Operasional mentargetkan capaian laba sebesar Rp. 886 milyar.   
Dengan melihat capaian laba sampai dengan Semester I tahun 2020 yang sudah mencapai angka Rp. 363 M, manajemen dan seluruh karyawan berkeyakinan target laba setahun dapat dicapai.
Capaian laba selama beberapa tahun terakhir ini tentunya disebabkan oleh dukungan seluruh stakeholders perusahaan baik internal maupun eksternal sehingga perusahaan mampu melaksanakan operasional excellent di tanaman dan pabrik sehingga mampu menghasilkan produktivitas minyak per Ha jauh diatas rata-rata perusahaan perkebunan lain.  Tahun 2017 mampu mencapai prestasi 5,3 Ton CPO/Ha., tahun 2018 mencapai 5,6 ton CPO/Ha. Dan , tahun 2019 sebesar  5,9 ton CPO/Ha.  Disamping itu perusahaan juga telah menerapkan cost effektiveneses dan efisiensi di berbagai lini melalui penerapan teknologi dan system terintegrasi salah satunya adalah E Procurement System.
Walaupun capaian tersebut sudah cukup baik saat ini, namun perusahaan tidak bisa berpuas diri karena perusahaan harus tetap melakukan improvisasi menuju optimalisasi operational excellent dan efektivitas biaya, karena penyempurnaan selalu dilakukan disetiap kesempatan.  Perusahaan juga menyadari bahwa sebagian perubahan  yang dilakukan tentunya akan melibatkan stakeholders dari luar perusahaan karenanya pemahaman dan pengertian dari seluruh teman teman stakeholders eksternal  menjadi penting agar tetap bisa bersinergi dengan perusahaan.

Menurut Kaur Humas PTPN III Ali Imran, perusahaan membuka diri terkait saran dan masukan dari segala pihak.  “tentunya kami akan sharing setiap informasi yang masuk  ke perusahaan, jika memang akan menimbulkan perbaikan kepada perusahaan maka kita tidak segan segan untuk mengapresiasi dan mengakomodir masukan tersebut”, imbuhnya.

Dengan capaian kinerja dan pencatatan laba tersebut maka PTPN III Operasional adalah contributor laba terbesar dari PTPN III Holding, disamping itu dengan capaian tersebut perusahaan dapat melaksanakan kewajiban pembayaran  kepada seluruh stakeholders secara cepat, termasuk juga pembayaran pajak tepat waktu, menyalurkan CSR kepada masyarakat serta memberikan  bantuan modal kerja kepada UMKM.  

Dalam masa pandemi covid 19 ini perusahaan juga menunjukan kehadirannya kepada masyarakat Sumatera Utara melalui bantuan sembako, APD, dll. Dalam upaya mencegah penyebaran covid 19.

Manajemen PTPN III akan senantiasa melakukan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan kinerja Perusahaan dengan Operational Excellence dan komitmen implementasi nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) sebagaimana telah ditetapkan sebagai core values oleh  Bapak Menteri BUMN.

3/10/2020

PTPN III (Persero) Menerima Sertifikat Halal dari LPPOM MUI


PTPN III (Persero) menerima penghargaan berupa sertifikat halal dari LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika) Majelis Ulama Indonesia pada tanggal 24 Februari 2020 di kantor PTPN III Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan. Penyerahan sertifikasi diberikan oleh Prof. Dr. Ir. H. Basyaruddin, Direktur LPPOM MUI Sumut kepada Adi Fitria selaku SEVP Produksi PTPN III (Persero) yang disaksikan oleh kepala bagian, general manajer, manajer kebun unit, pengawas wilayah DAMR, dan seluruh undangan.

Dalam paparannya setelah menyerahkan sertifikat dan foto bersama para penerima, Basyaruddin mengapresiasi upaya yang telah dilakukan perusahaan perkebunan negara sebagai yang pertama kali melakukan sertifikasi. 

“PTPN III (Persero) adalah PTPN pertama yang melakukan sertifikasi. Ini luar biasa. Apalagi tak sampai dua bulan, alhamdulillah semua berjalan cepat. Ini sebuah prestasi yang luar biasa sebagai indicator kerja yang baik,” katanya.

Adi Fitria dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas pemberian sertifikasi halal dari LPPOM MUI Sumut ini kepada 12 pabrik kelapa sawit dan satu pabrik kernel oil di PTPN III (Persero).  “Semoga kerjasama yang baik ini  di antara seluruh tim yang ada dapat berlanjut ke depannya senantiasa lebih baik.”

LPPOM MUI telah melakukan sertifikasi halal kepada 12 PKS yakni PKS Rambutan, PKS Sei Mangkei, PKS Sei Silau, PKS Aek Nabara Selatan, PKS Sisumut, PKS Sei Baruhur, PKS Aek Raso, PKS Aek Torop, PKS Torgamba, PKS Sei Meranti, PKS Sei Daun, PKS Hapesong, dan PKO Sei Mangkei.  Masing-masing pabrik yang memperoleh sertifikasi halal tersebut diterima langsung oleh para manajer bersangkutan di acara yang sama.